KARYA MATHORI A ELWA
Ditulis Ulang oleh ACHMAD MULYADI


kau tatap mataku
seperti sudah kau kenal aku
sebelum kita dilahirkan
padahal engkaulah belahan jiwaku

aku, manusia belepotan lumpur dan dosa
pura-pura tegar dan gagah
hancur berantakan membalas tatapan
dan senyummu

kugendong kupeluk orang
meski diammu meruntuhkan keperkasaanku
kuanggap itulah tidur abadimu
hingga suatu saat nanti
kita baru paham makna cinta sesungguhnya

meski hatiku sedang hancur
kubawakan juga untukmu hiburan
alakadarnya
tangkap maknanya
jangan rupa dan bodinya

yang kumintakan kini mungkin
beberapa ekor kambing entah dari mana
kelak aku hanyalah anak gembala
karena belum dikabulkan
kini terimalah diri yang hina
kambing laki-laki penuh nafsu birahi
kugembalakan diriku sendiri
jika tiba saatnya dikehendaki
siap kukurbankan diriku
asal hanya
untukmu, rabbi

oleh karena itulah
kupasrahkan segala yang tak
kauanugerahi aku kuasa mengurusnya
bahkan kupercayakan hanya padamu segala
hal
hingga perjumpaan
yang kaujanjikan itu terwujud adanya

8 Juli 2000